Peranan pemuda dalam masyarakat

Sebenarnya siapa pemuda itu? Banyak yang mengatakan pemuda bukan dilihat dari usianya melainkan dari semangatnya. Namun ada juga yang tidak sepaham dengan pernyataan tersebut. Berikut ini adalah beberapa definisi pemuda:

a. Dari segi biologis pemuda adalah berumur 15-30 th
b. Dari segi budaya/ fungsional, pemuda adalah manusia berumur 18/21 keatas yang dianggap sudah dewasa misalnya untuk tugas-tugas negara dan hak pilih.
c. Dari angkatan kerja terdapat istilah tenaga muda dan tua. Tenaga muda adalah berusia 18-22 th.
d. Dilihat dari perencanaan modern yang mengenal tiga sumber daya yaitu sumber daya alam, dana dan manusia. Yang dimaksud sumber data manuasia muda adalah berusia 0-18th
e. Dilihat dari ideologi politis generasi muda adalah calon pengganti generasi terdahulu yaitu umur antara 18-30 atau 40 th.
f. Dilihat dari umur, lembaga dan uang lingkup tempat diperoleh 3 kategori yaitu :
- Siswa usia 6-18th di bangku sekolah
- Mahasiswa uasia 18-25 di perguruan tinggi
- Pemuda diluar lingkungan sekolah/ perguruan tinggi usia 25-30 th

Pemuda memiliki semangat untuk berubah dan kemampuan untuk melakukan perubahan. Hal ini yang menjadi peran paling penting dari pemuda. Jika kita melihat kembali sejarah Indonesia, kita akan melihat begitu dominannya peran pemuda dalam melakukan perubahan. Dimulai dari kebangkitan nasional 100 tahun silam, sumpah pemuda yang menjadi cikal bakal persatuan Indonesia, kemerdekaan republik Indonesia, lahir dan tumbangnya orde baru serta lahinya orde reformasi. Sejarah mengatakan tanpa pemuda negeri ini tidak akan menikmati kemerdekaan dan terus menerus hidup dalam ketidakadilan.
Pemuda berperan amat besar dalam sejarah pembangunan Negara Indonesia, dalam bermasyarakat pun pemuda memiliki andil yang sangat besar. Pemuda merupakan para penerus bangsa yang akan menentukan bagaimana kedepannya bangsa ini. Para pemuda lah yang akan membangun, menjaga, dan mengembangkan bangsa ini kedepannya. Sejarah telah mencatat kiprah pemuda-pemuda yang tak kenal waktu yang selalu berjuang dengan penuh semangat biarpun jiwa raga menjadi taruhannya. Indonesia merdeka berkat pemuda-pemuda Indonesia yang berjuang seperti Ir. Soekarno, Moh. Hatta, Sutan Syahrir, Bung Tomo dan lain-lain dengan penuh mengorbankan dirinya untuk bangsa dan Negara.
Dalam sebuah pidatonya, Soekarno pernah mengorbankan semangat juang Pemuda

“Beri aku sepuluh pemuda, maka akan kugoncangkan dunia”

.

Begitu besar peranan pemuda di mata Soekarno, jika ada sembilan pemuda lagi maka Indonesia menjadi negara Super Power.

Pemuda adalah mereka yang akan meneruskan perjuangan dan pekerjaan para pendahulunya. Pemuda adalah harapan bangsa. Walau dengan banyaknya masalah yang harus dihadapi pemuda saat ini, dimulai dengan perbedaan pendapat, perbedaan cara pandang, perbedaan prinsip dan ideologi dengan kaum tua. Hingga dipandang sebelah mata oleh para kaum tua. Pemuda haruslah lebih dari sekedar pengikut para kaum tua. Pemuda harusnya menjadi pemerkasa, menjadi penentu dalam langkah yang harus mereka ambil. Identitas sebagai pemuda bukanlah sekedar pajangan. Mereka yang merupakan pemuda haruslah menjalankan tugas mereka sebagai penerus bangsa. Tanpa adanya kesadaran dari para pemuda untuk memajukan Indonesia, bangsa ini akan terus tertinggal dan tidak akan berkembang.

Dalam ruang lingkup masyarakat, Kehadiran pemuda sangat dinantikan untuk menyokong perubahan dan pembaharuan bagi masyarakat dan Negara. Namun jika dilihat saat ini, betapa menyedihkan sikap para pemuda, pemuda saat ini sedikit sekali yang melakukan peranan sebagai kelompok sosial, sehingga kemandirian pemuda sangat sulit berkembang dalam mengisi pembangunan ini.
Peranan pemuda dalam sosialisi bermasyarakat sungguh menurun dratis, dulu bisanya setiap ada kegiatan masyarakat seperti kerja bakti, acara-acara keagamaan, adat istiadat biasanya yang berperan aktif dalam menyukseskan acara tersebut adalah pemuda sekitar. Pemuda sekarang lebih suka dengan kesenangan, selalu bermain-main dan bahkan ketua RT/RW nya saja dia tidak tahu.

Inilah tugas pemuda saat ini, yaitu kembali membangkitkan rasa nasionalisme, kembali bersatu untuk memajukan Indonesia seperti apa yang diharapkan dan dicita-citakan oleh para pejuang dan pendahulu kita.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s